
Selamat datang di Admiration Publisher, bagi kamu yang sedang mencari informasi tentang cara mengecek jurnal internasional, silakan simak artikel ini hingga akhir!
Perlu kamu ketahui, banyak jurnal internasional kini hadir sebagai sumber referensi ilmiah. Namun, tidak semuanya memiliki keabsahan dan reputasi yang terpercaya.
Oleh sebab itu, penting bagi peneliti untuk memahami cara memverifikasi kualitas jurnal guna menghindari jebakan jurnal predator yang dapat berdampak negatif pada kredibilitas karya ilmiah mereka.
Keabsahan jurnal internasional menjadi faktor utama dalam menilai kualitas sebuah penelitian.
Lantas “Bagaimana cara mengecek jurnal internasional yang baik dan benar?,” berikut adalah langkah-langkahnya:
Cara Mengecek Jurnal Internasional

Cara Mengecek Jurnal Internasional
1. Periksa di Database Bereputasi
- Scopus: Gunakan fitur “Sources” di Scopus untuk mencari jurnal. Jika jurnal muncul, berarti sudah terindeks di Scopus.
- Web of Science (WoS): Cari jurnal melalui Master Journal List di Web of Science.
- DOAJ: Jika jurnal bersifat open access, pastikan jurnal terdaftar di Directory of Open Access Journals (DOAJ).
2. Validasi ISSN (International Standard Serial Number)
Cek ISSN jurnal melalui situs resmi ISSN untuk memastikan keabsahan dan pendaftarannya di tingkat internasional.
3. Analisis Impact Factor atau CiteScore
- Gunakan Journal Citation Reports (JCR) di Web of Science untuk melihat Impact Factor.
- Periksa CiteScore melalui Scopus untuk menilai tingkat pengaruh jurnal berdasarkan kutipan yang diterima.
4. Tinjau Website dan Penerbit Jurnal
- Pastikan jurnal diterbitkan oleh penerbit ternama seperti Springer, Elsevier, Wiley, atau Taylor & Francis.
- Evaluasi situs jurnal: periksa profesionalisme, informasi kontak, kebijakan penerbitan yang jelas, dan hindari praktik predator.
5. Cek Dewan Editorial dan Penulis
Jurnal berkualitas biasanya memiliki dewan editorial yang terdiri dari akademisi berpengalaman serta penulis bereputasi internasional.
6. Gunakan Alat Pengecekan
- Beall’s List: Hindari jurnal yang masuk daftar jurnal predator.
- Publons: Cek rekam jejak jurnal dan reviewer melalui Publons.
- CrossRef: Verifikasi DOI (Digital Object Identifier) jurnal menggunakan CrossRef.
7. Evaluasi Konten Jurnal
- Artikel jurnal yang berkualitas memiliki struktur standar seperti judul, abstrak, metodologi, hasil, diskusi, hingga kesimpulan.
- Referensinya berasal dari sumber terkini dan relevan.
8. Diskusi di Komunitas Akademik
- Tanyakan rekomendasi kepada kolega, dosen, atau komunitas ilmiah mengenai jurnal tersebut.
- Baca ulasan atau pengalaman pengguna lain di forum akademik untuk menilai kredibilitas jurnal.
Baca Juga: Cara Publikasi Jurnal Internasional
Sekilas Tentang Jurnal Internasional

Sekilas Tentang Jurnal Internasional
Setelah membahas cara mengecek jurnal internasionall, selanjutnya kami akan menjelaskan sekilas tentanng apa itu jurnal internasional:
Jurnal internasional merupakan publikasi akademik yang memuat artikel penelitian yang telah melewati proses peer review oleh para ahli di bidangnya.
Publikasi ini biasanya diterbitkan oleh penerbit berbasis internasional atau memiliki kontribusi dari penulis dan pembaca yang berasal dari berbagai negara.
Secara umum, jurnal internasional dikenal memiliki standar kualitas yang tinggi, cakupan topik yang luas, serta pengakuan global dalam disiplin ilmu tertentu.
Kriteria Jurnal Internasional yang Diakui Dikti

Kriteria Jurnal Internasional yang Diakui Dikti
Untuk menambah pemahaman rekan-rekan tentang jurnal internasional, pada bagian ini kami akan membagikan kriteria jurnal internasional yang diakui Dikti:
1. Memenuhi Kaidah Ilmiah dan Etika Akademik
Jurnal internasional harus disusun sesuai kaidah ilmiah dan etika akademik. Ini mencakup struktur penulisan, penggunaan bahasa yang formal, dan orisinalitas karya. Artikel yang dipublikasikan harus bebas dari plagiarisme.
2. Memiliki ISSN
ISSN (International Standard Serial Number) adalah kode unik untuk terbitan berkala. Jurnal yang dikelola secara resmi dan kredibel wajib memiliki ISSN. Oleh karena itu, penting bagi dosen untuk memilih jurnal ber-ISSN agar diakui oleh Ditjen Dikti.
3. Menggunakan Bahasa Resmi PBB
Jurnal internasional yang diakui Dikti harus menggunakan salah satu bahasa resmi PBB, yaitu Arab, Inggris, Rusia, Prancis, Spanyol, atau Mandarin. Bahasa Indonesia tidak diperkenankan untuk publikasi ini.
4. Memiliki Terbitan Versi Online
Jurnal internasional harus tersedia dalam versi online dengan URL yang dapat diakses publik. Saat ini, publikasi online lebih umum dibandingkan cetak, sehingga kriteria ini relatif mudah dipenuhi.
5. Editorial Board dari 4 Negara
Editorial board jurnal internasional harus terdiri dari pakar di bidangnya yang berasal dari minimal empat negara berbeda.
6. Penulis dari 2 Negara
Artikel yang diterbitkan dalam jurnal internasional harus ditulis oleh penulis dari setidaknya dua negara berbeda, sebagai bukti kolaborasi lintas negara.
7. Alamat Jurnal Bisa Ditelusuri Online
Jurnal internasional yang kredibel wajib memiliki situs resmi yang dapat diakses kapan saja. Situs ini memungkinkan publik untuk menelusuri detail jurnal dengan mudah.
8. Editorial Board Bisa Ditelusuri Online
Tim editorial board harus dapat dilacak secara online. Profil mereka harus tersedia di internet untuk menunjukkan profesionalisme dan transparansi jurnal.
9. Melewati Proses Review
Jurnal internasional harus melalui proses peer review yang dilakukan oleh ahli di editorial board. Proses ini biasanya memakan waktu beberapa bulan untuk memastikan artikel memenuhi standar ilmiah dan kredibilitas tinggi.
10. Publikasi yang Konsisten
Jurnal yang kredibel menerbitkan artikel secara konsisten, misalnya satu edisi setiap enam bulan, dengan format dan template yang tetap.
11. Bukan Jurnal Tidak Bereputasi
Jurnal internasional harus memiliki reputasi yang baik dan tidak diragukan kredibilitasnya. Jurnal dengan status coverage discontinued atau canceled di Scopus atau kategori ESCI di WoS sebaiknya dihindari.
Untuk memperoleh skor maksimal 20-40 poin dalam penilaian jurnal internasional oleh Ditjen Dikti, beberapa indikator tambahan perlu diperhatikan:
- Diterbitkan oleh asosiasi profesi ternama, perguruan tinggi, atau penerbit bereputasi.
- Terindeks dalam database internasional seperti Scopus dengan SJR di atas 0,1 atau WoS dengan JIF minimal 0,05.
- Jurnal internasional bereputasi dapat mencapai skor tertinggi (40 poin).
Jurnal yang tidak memenuhi kriteria ini, seperti yang berstatus coverage discontinued atau canceled, tidak akan diakui dan sebaiknya dihindari untuk publikasi.
Akhir Kata
Mungkin cukup sampai di sini pemaparan dari kami mengenai cara mengecek jurnal internasional, semoga dengan adanya artikel ini bisa membantu para pembaca.


Tinggalkan Balasan