Press ESC to close

KUM Jurnal Copernicus

KUM Jurnal Copernicus merupakan salah satu instrumen penting dalam sebuah pemetaan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah dosen di Indonesia. Dalam konteks kebijakan akademik, khususnya terkait dengan kenaikan jabatan fungsional dosen, sistem Kredit Angka Kegiatan Ilmiah (KUM) menjadi parameter utama dalam menilai kontribusi ilmiah seorang akademisi.

Bukan hanya itu, keberadaan jurnal yang terindeks secara internasional seperti Copernicus, Scopus, atau Web of Science, sering kali menjadi sebuah indikator mutu dari publikasi yang dihasilkan.

Oleh karena itu, memahami posisi dan peran KUM Jurnal Copernicus dalam proses penilaian angka kredit sangat penting, bukan hanya untuk dosen yang sedang mengurus jenjang kepangkatan, tetapi juga bagi institusi pendidikan tinggi dalam merancang strategi publikasi yang efektif dan berdaya saing global.

Pada artikel ini kami akan membahas secara komprehensif bagaimana jurnal yang terindeks Copernicus dikategorikan dalam sistem KUM, serta implikasinya terhadap strategi publikasi ilmiah di lingkungan akademik.

Apa Itu Jurnal Copernicus?

Jurnal Copernicus merujuk pada sebuah platform Copernicus Publications, penerbit ilmiah berbasis di Eropa yang dikenal sebagai pelopor sistem open peer review.

Bukan hanya itu Copernicus juga menerbitkan berbagai jurnal ilmiah di bawah naungan European Geosciences Union (EGU), yang mencakup kedalam bidang-bidang seperti geosains, klimatologi, oseanografi, dan ilmu lingkungan.

Bahwasannya semua artikel di platform ini sudah tersedia secara open access, sehingga siapa pun dapat mengakses dan mengunduhnya secara bebas.

Baca Juga: Cek Jurnal Copernicus

Apakah Jurnal Copernicus Diakui untuk KUM?

Dalam perhitungan KUM, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sudah menetapkan bahwa jurnal internasional bereputasi harus terindeks di Scopus atau Web of Science (WoS).

Namun ada beberapa jurnal di bawah Copernicus Publications sudah memenuhi syarat ini, seperti Atmospheric Chemistry and Physics, Hydrology and Earth System Sciences, dan masih banyak lainnya.

Oleh karena itu, publikasi di jurnal-jurnal Copernicus yang sudah terindeks pada platform Scopus atau WoS dapat diakui sebagai jurnal internasional yang bereputasi dan bernilai tinggi dalam perhitungan KUM, khususnya untuk angka kredit yang berkaitan dengan publikasi ilmiah internasional.

Berapa KUM Jurnal Copernicus?

Jurnal Copernicus adalah sebuah jurnal internasional yang banyak terindeks di Scopus dan Web of Science (WoS), sehingga publikasi di jurnal ini dapat diakui dalam perhitungan KUM dosen. Nilai KUM yang diperoleh tergantung dengan indeksasi jurnal dan posisi penulis dalam artikel.

Apabila jurnal Copernicus tersebut terindeks pada Scopus kuartil 1 atau 2 (Q1/Q2) bahkan masuk WoS, maka publikasi tersebut bernilai 40 poin KUM. Jika jurnal berada di Scopus Q3 atau Q4, nilainya menjadi 30 poin.

Sementara itu, apabila hanya berbahasa asing tanpa terindeks Scopus atau WoS, maka nilainya adalah 25 poin. Nilai maksimal diberikan kepada penulis pertama atau penulis koresponden, sedangkan penulis lainnya mendapat nilai sesuai dengan porsinya.

Oleh karena itu, publikasi di jurnal Copernicus dapat menjadi sebuah strategi efektif untuk meningkatkan angka kredit dosen, asalkan kamu dapat memilih jurnal yang sudah terindeks dan memperhatikan posisi penulis dalam naskah.

Kesimpulan

Publikasi di Jurnal Copernicus dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap dengan perolehan angka kredit dosen, terutama karena banyak jurnal di dalamnya terindeks di pangkalan data internasional bereputasi.

Namun, penting bagi dosen untuk selalu mengecek status indeksasi jurnal dan posisi penulis sebelum mengklaim nilai KUM. Dengan strategi publikasi yang tepat, Jurnal Copernicus bukan hanya meningkatkan rekognisi akademik internasional, namun mendukung sebuah percepatan karier akademik di Indonesia. Termakasih!


FAQ

Apa itu nilai kum jurnal?

Nilai Kredit Usaha Mandiri (KUM) dari sebuah jurnal dihitung berdasarkan jumlah poin yang diperoleh seorang akademisi dalam menjalankan tugas dan aktivitas ilmiahnya. 

Bagaimana cara mendaftar ke Index Copernicus?

daftarkan akun pengguna di: https://journals.indexcopernicus.com/app/registration/form .

Apa itu indeks Copernicus?

Indeks Copernicus (IC) adalah basis data online yang berisi informasi tentang jurnal ilmiah, ilmuwan, lembaga ilmiah, dan proyek. IC juga merupakan sistem evaluasi dan pengindeksan jurnal ilmiah. 

Comments (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *