
Selamat datang di Admiration Publisher, bagi kamu yang sedang mencari informasi tentang penulisan volume pada jurnal internasional, silakan simak artikel ini hingga akhir!
Sekilas Tentang jurnal Internasional

Sekilas Tentang jurnal Internasional
Sebelum masuk ke pembahasan utama tentang penulisan volume pada jurnal internasional, sebaiknya kamu pahami terlebih dahulu apa itu jurnal internasional:
Jurnal internasional merupakan karya ilmiah yang ditulis dan dipublikasikan dengan skala global.
Kualitas dan integritas jurnal ini sangat dijaga, sehingga setiap artikel yang dipublikasikan harus dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Karena sifatnya yang mendunia, jurnal internasional menerapkan proses seleksi konten yang sangat ketat.
Proses ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua artikel yang diterima adalah inovatif dan memberikan kontribusi baru terhadap bidang ilmu yang bersangkutan.
Ketatnya proses pemublikasian ini menjadi indikator bahwa jurnal internasional memiliki standar yang tinggi.
Hanya karya-karya terbaik yang berhasil melewati seleksi ini, sehingga pembaca dapat yakin akan kualitas dan keandalan informasi yang disajikan.
Penulisan Volume Pada Jurnal Internasional

Penulisan Volume Pada Jurnal Internasional
Berikut adalah penjelasan tentang cara menulis referensi untuk terbitan berkala seperti artikel jurnal, dengan fokus pada perbedaan antara volume dan nomor terbitan:
Dalam penulisan referensi untuk terbitan berkala, seperti artikel jurnal, dua elemen penting yang harus diperhatikan adalah volume dan nomor.
Volume umumnya menunjukkan tahun keberapa jurnal tersebut diterbitkan, sementara nomor mencerminkan frekuensi terbitan dalam tahun yang sama.
Seperti yang dijelaskan dalam Wikipedia, “volume biasanya mengacu pada jumlah tahun publikasi tersebut telah diedarkan, dan isu mengacu pada berapa kali terbitan berkala tersebut diterbitkan selama tahun tersebut.”
Dalam format referensi sesuai dengan American Psychological Association (APA), terdapat aturan khusus mengenai penulisan volume dan nomor:
- Nomor Volume: Harus dicetak miring.
- Nomor Terbitan: Tidak dicetak miring, begitu juga dengan tanda kurung dan koma yang mengikuti nomor terbitan.
Sebagai contoh, dalam referensi berikut:
Godfrey, D. (2005). Mengadaptasi kutipan sejarah dengan Gaya APA. Jurnal Media Penyiaran & Elektronik, 49(4), 544-547. https://doi.org/10.1207/s15506878jobem4904_15
- Nomor volume adalah 49 (dicetak miring).
- Nomor terbitan adalah 4 (tidak dicetak miring).
Jika sumber yang kamu gunakan tidak memiliki nomor volume atau nomor terbitan, cukup hilangkan informasi tersebut dari referensi.
Ini sesuai dengan pedoman APA yang menyatakan bahwa informasi yang tidak ada tidak perlu dicantumkan (APA, 2020, hal. 294).
Dengan memahami cara menulis volume dan nomor dalam referensi jurnal, kamu akan dapat menyusun referensi yang sesuai dengan standar APA dengan lebih mudah.
Baca Juga: Jurnal Internasional Bereputasi
Perbedaan Jurnal Nasional dan Internasional

Perbedaan Jurnal Nasional dan Internasional
Jurnal ilmiah terbagi menjadi dua kategori: jurnal nasional dan jurnal internasional. Namun, apa saja perbedaan di antara keduanya? Berikut adalah penjelasan mengenai masing-masing kategori:
Jurnal Nasional
Jurnal nasional memiliki sejumlah perbedaan dibandingkan dengan jurnal internasional, di antaranya:
- Memiliki ISSN (International Standard Serial Number).
- Menyediakan versi online untuk akses yang lebih mudah.
- Bertujuan untuk menampung hasil penelitian dalam disiplin ilmu tertentu.
- Ditujukan kepada komunitas akademis dalam bidang tersebut.
- Diterbitkan oleh penerbit dari perguruan tinggi.
- Menggunakan bahasa Indonesia, meskipun abstrak dapat ditulis dalam bahasa Inggris.
- Penulis berasal dari setidaknya dua institusi yang berbeda.
- Memiliki editor dan dewan redaksi yang ahli dan berasal dari institusi yang berbeda.
- Dikelola secara profesional dengan perhatian terhadap identitas dan akurasi jurnal.
Jurnal Internasional
Berikut adalah beberapa perbedaan antara jurnal internasional dan jurnal nasional:
- Diterbitkan oleh penerbit yang beroperasi di tingkat internasional.
- Terbuka untuk publikasi dari seluruh dunia.
- Memiliki sirkulasi yang luas.
- Diindeks oleh berbagai agen pengindeksan.
- Editornya berasal dari berbagai negara.
- Memiliki faktor dampak yang lebih tinggi.
- Proses peer-review yang cepat dan publikasi online yang segera tersedia.
- Harus memiliki nomor ISSN (International Standard Serial Number).
- Karya ilmiah yang diterbitkan harus mematuhi etika dan kaidah ilmiah.
- Ditulis dalam bahasa resmi PBB seperti Inggris, Rusia, Tiongkok, Arab, Spanyol, atau Prancis.
- Harus memiliki versi online.
- Dewan redaksi mencakup anggota dari setidaknya empat negara berbeda.
- Artikel dalam satu terbitan harus berasal dari minimal dua negara yang berbeda.
- Terindeks dalam basis data internasional yang relevan sesuai pertimbangan DIKTI.
Akhir Kata
Mungkin cukup sampai di sini pemaparan dari kami mengenai penulisan volume pada jurnal internasional, semoga dengan adanya artikel ini bisa membantu para pembaca.


Comments (1)
Scopus Jurnal Internasional - Blog Admirationsays:
12 Februari 2026 at 9:05 am[…] Baca Juga: Penulisan Volume Pada Jurnal Internasional […]